Hari lahir berulang lagi
Deretan angka itu bertambah satu
Menghirup batang kretekku yang tinggal separuh
Berlembar bukumu menyisir paling dan rambut ikat yang bercumbu dengan angin di Selasar warung kopi itu
Nian beranggun bersama kepalan asap, bercinta meramu waktu.
Komentar
Posting Komentar