Oleh: Iram Kuswanto (Penulis Kolakaling) Dengan karyanya, ia terbang tinggi sekali Mata tidak bisa menjangkau lagi Walau, Jasadnya diambil Penyayang Akan tetapi, Jasadnya tetap dikenang Inilah ia mimpikan, menghampiri cinta sejati Bertemu kembali dengan kekasih Bersemayam didekat cinta tak terbagi Dibawah pangkuan sang Pengasih
Komentar
Posting Komentar