Oleh: Iram Kuswanto (Penulis Kolakaling)
Perselisihan mengenai ras di Amerika Serikat terus berlanjut. Problem seperti ini seakan tidak bisa diatasi oleh Negara. Kejahatan ini menurut presiden dan wakil presiden AS, Joe Biden dan Kamala Harris mengatakan bahwa "segala bentuk kebencian (kejahatan) harus diselesaikan dan tidak memiliki tempat disini (Amerika Serikat)." Ungkap Kamala Harris " Kejahatan ini (rasisme) di Amerika Serikat adalah fakta dan selalu akan terjadi."
Banyak sekali insiden rasisme terhadap orang Asia di Amerika awal tahun ini. Baru-baru ini terjadi penembakan oleh warga Amerika terhadap delapan orang Asia-Amerika di area SPA Atlanta pada hari Selasa, 3/21 waktu setempat.
Kasus rasisme terhadap orang Asia di Amerika berawal dimulainya perang dagang antara Amerika dan China, dan terus berlanjut sampai isu pandemi virus covid-19. Kejahatan ini semakin meningkat drastis ketika presiden Donald Trump memprovokasi dunia dengan beropini bahwa "China lah cikal bakal dari penyakit ini (covid-19) dengan sebutan "Kun Flu".
Sebelumnya telah terjadi rasial terhadap ras kulit hitam di Amerika yang dilakukan oleh kulit putih. Mereka turun ke jalanan dan menyebarkan media isu untuk menuntut kesetaran antara kulit putih dan hitam. Mereka menyebut diri mereka sebagai "Gerakan Black Lives Matter".
Sampai saat ini, permasalahan humans (rasisme) menjadi kejahatan serius bagi Amerika Serikat. Lalu bagaimana solusinya? Saya mengutip pernyataan aktivis muslim Amerika yang dikenal dengan Malcolm_X, " ketika saya menunaikan haji (1964), saya memiliki relasi yang sangat dekat dengan muslim yang berkulit putih dan muslim yang berkulit hitam di Amerika. Akan tetapi, para muslim ini memandang diri mereka sebagai bagian dari keluarga. Dan oleh karena itu, mereka menganggap semua segmen adalah keluarga. Artinya manusia harus hidup bersama, tanpa membagi kelas sosial.
Malcolm_X juga mengatakan bahwa Amerika harus belajar dari muslim. " Jadi saya katakan, jika muslim telah melakukan ini untuk mereka, kemungkinan orang kulit putih Amerika mempelajari Islam" (ungkapnya).
Akankah Islam sebagai Solusi bagi penyakit rasisme di Amerika? Bagaimana pandangan Islam mengenai problematika ini? Dalam Islam kita diajarkan kesetaraan, persaudaraan, dan kesamaan derajat diantara semua insan tanpa harus memandang perbedaan. Sebagaimana kutipan dalam Al-Qur'an surah Al-Hujurat (49) :13. "Tuhan menciptakan manusia dari seorang laki-laki dan perempuan, kemudian kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Sungguh, yang paling mulia di antara kamu disisi Tuhan adalah orang yang takwa".
Hal ini bisa kita pelajari dari orang-orang yang melaksanakan haji. Dimana mereka berkumpul dari berbagai bangsa, suku, kulit, dan pekerjaan bahkan sampai yang rambutnya pahit dan lurus. Semua berkumpul di titik satu dengan tujuan yaitu menyembah tuhan yg satu.
Komentar
Posting Komentar