Oleh : Iram Kuswanto (Penulis Kolakaling)
Segala perasaan yang mekar dalam Sanubari
Aku tidak mengenal Dusta walau hatimu menolak
Kau bagai Mutiara walau jiwa tenggelam dalam jurang Nestapa
Omelanmu semangatku
Kutunggu sisa Cinta yang kau beri
Walau aku harus nelangsa
Sepoi cinta masih kurasa
Semoga Tuhan mengabulkan segala pinta
Prasasti cinta yang dianggap mulia
Tak dapat kulepas hingga aku mendamba
Kau tetap kucinta walau badai menerjang
Cinta hanya padamu, kan ku jual mati untuk mu..
Yogyakarta.
Komentar
Posting Komentar